5 Mitos Tentang Uban

1977

(foto: google)

 

Pernahkah Anda mendengar bahwa mencabut sehelai uban akan membuatnya tumbuh lebih banyak? Ini merupakan satu dari sekian banyak mitos tentang uban yang dipercaya masyarakat. Namun ternyata, mitos-mitos ini tidak selamanya benar lho..

Banyak orang yang mengatakan bahwa uban merupakan tanda penuaan yang hanya dialami oleh orang lanjut usia, namun faktanya uban bisa muncul pada mereka yang berusia muda.

Untuk itu Clairol Consulting Colourist, Luis Pacheco melakukan riset dan membenarkan ada beberapa mitos tentang uban yang salah dipahami oleh masyarakat selama ini. Seperti dilansir dari situs TheLoop, berikut lima mitos tentang uban yang ternyata tidak benar dan dipercayai banyak orang.

1.  Jika mencabut satu helai, uban akan tumbuh uban lebih banyak

Mencabut atau menarik uban berarti dapat membuat dua, tiga, hingga tujuh uban lebih banyak akan tumbuh. Hal ini tentu tidak benar. Kegiatan mencabut uban ini jika dilakukan terlalu sering malah akan merusak folikel rambut dan akhirnya rambut tidak bisa tumbuh lagi. Jika Anda terus melakukannya, bukan uban semakin banyak, namun Anda bisa mengalami kebotakan. Jadi berhentilah mencabut uban.

2. Uban lebih mudah diwarnai dari pada rambut normal

Meski uban berwarna terang dan seakan lebih mudah diwarnai, mitos ini ternyata salah. Uban merupakan rambut yang sehingga tidak mampu lagi merepat pewarna rambut lebih baik. Uban merupakan rambut yang kehilangan protein yang menyebabkannya melemah.

Agar folikel rambut dapat melindungi diri, ia menciptakan kutikula atau lapisan luar rambut yang membuatnya menjadi kasar dan sulit diwarna. Anda dapat menggunakan produk khusus pewarna uban, jika tetap ingin mewarnainya.

3. Hanya orang tua yang memiliki uban

Uban muncul tidak berdasarkan umur seseorang. Uban bisa muncul pada orang dengan usia berapapun. Bisa saja Anda yang berusia 20 tahun memiliki lebih banyak uban daripada orang lain yang berusia 40 tahun. Karena tumbuhnya uban tidak hanya dipengaruhi faktor penuaan namun juga gaya hidup Anda.

4. Hanya pewarna rambut permanen yang dapat menutupi uban

Anda tidak perlu menggunakan warna permanen untuk menutup uban di rambut. Karena uban akan kembali terlihat setelah 24 kali cuci. Lebih baik lakukan pewarnaan yang berkala sehingga Anda bisa merawat rambut lebih baik.

5. Jika uban sudah muncul, warnai rambut Anda segera

Pemikiran seperti ini adalah mitos yang sangat dipercayai masyarakat. Sehingga Anda terburu-buru untuk mewarnai rambut karena uban semakin banyak. Namun ternyata mewarnai rambut tidak mempengaruhi tumbuhnya uban di rambut. Pewarnaan pada rambut hanya membuat rambut seolah-olah tampak beruban lebih cepat.

 

source: liputan6.com 

 

   FACEBOOK    TWITTER
Berita Terkait
pilihan editor
berita terpanas