Simak Tips Memilih Hewan Kurban Saat Hadapi Idul Adha

513

(foto: google)

 

Perayaan Idul Adha atau sering disebut Lebaran Haji tinggal sebentar lagi. Berbeda dengan Idul Fitri, Lebaran Haji ini menjadi berkah bagi para pedagang hewan ternak yakni sapi dan kambing.

Ini karena banyak warga muslim yang membeli sapi dan kambing pada saat Idul Adha tersebut sebagai simbol mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Banyaknya permintaan sapi dan kambing ini sering dimanfaatkan berbagai warga untuk menjadi penjual hewan dadakan. Tak heran di setiap pinggir jalan, bahkan trotoar di berbagai daerah sering dijadikan lapak demi menjual hewan-hewan tersebut.

Ketua Persatuan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana menyebutkan, banyaknya permintaan ini akan berbanding lurus dengan melimpahnya pasokan hewan kurban. Maka dari itu, para calon pembeli hewan kurban harus lebih jeli dalam memilih hewan.

Tingginya pasokan ini terkadang menjadi satu peluang bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab menjual hewan kurban yang bermasalah, mulai dari sakit, gelonggongan, dan lain sebagainya. Hal inilah yang harus diantisipasi.

Tips Pilih Hewan Kurban

Teguh menyebutkan ada beberapa tips yang harus diperhatikan masyarakat jika ingin membeli hewan kurban. Pertama, pilih yang sesuai syariat agama, seperti tidak cacat dan sudah dewasa. Dewasa ini salah satunya bisa dilihat dari ukuran sapi itu sendiri.

"Soal ukuran tergantung kemampuan, tapi Sapi Bali cukup ideal untuk ukuran yang sedang dengan berat antara 275-350 kilogram," ucapnya.

Kedua, demi memastikan berat badan, Teguh meminta kepada para calon pembeli untuk memilih membeli di lokasi yang memiliki timbangan. "Jadi kalau bisa beli dengan timbangan, itu lebih fair," tambahnya.

Untuk menambahkan, pedagang hewan kurban di daerah Mampang, Suranto (45) mengaku untuk menandakan hewan ternak, khususnya sapi itu sehat atau tidak bisa dilihat dari cuping hidung.

"Sapi yang sehat cuping hidungnya basah (bukan karena flu), bulunya bersih dan mengilap, nafas dan detak jantung normal, nafsu makan normal, lubang kumlah bersih dan berwarna merah muda," tambah dia.

Seperti yang dilansir dompetdhuafa.com, berikut tips memilih hewan qurban:

1. Hewan kurban yang akan diberikan adalah hewan ternak seperti unta, kambing, domba, sapi, atau kerbau seperti yang telah menjadi ketentuan.

2. Sudah memenuhi syarat umur. Karena ketentuan setiap jenis hewan ternak yang akan kita kurbankan  berbeda-beda. Untuk kambing atau domba adalah berusia satu tahun, sapi atau kerbau dua tahun, dan untuk unta lima tahun.

3. Hewan kurban  sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah. Ajat Sudrajat, mengatakan bahwa karakter gigi susu kecil dan runcing, sedangkan gigi tetap dari hasil pergantian adalah besar dan rata.

4. Hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas.

5. Tidak kurus dan cacat (pincang, buta, daun telingan tidak ada). Karena dengan memberikan yang terbaik, tentu kita akan meraih hasil terbaik pula.

6. Ini menjadi tambahan saja karena hewan kurban yang sehat cuping hidungnya basah (bukan karena flu), bulunya bersih dan mengilap, nafas dan detak jantung normal, nafsu makan normal, lubang kumlah bersih dan berwarna merah muda.

Source: bisnis.liputan6.com & dompetdhuafa.com

   FACEBOOK    TWITTER


Berita Terkait
pilihan editor
berita terpanas